Review Struktur SO GARUDA dan Status Proses SO

Jika dibandingkan dengan Microsoft Windows atau Mac OS, sistem operasi Garuda memang belum apa-apanya, namun setidaknya Garuda OS ini dapat berfungsi baik dan tidak terlalu buruk tampilan serta fitur-fiturnya. Sistem operasi Garuda merupakan Distro Linux yang berbasis PCLinuxOS Fullmonty Edition, seperti yang telah dijelaskan OS ini adalah buatan dari pengembang Indonesia. Ada beberapa fitur yang bisa Anda dapatkan pada sistem operasi Garuda, di antaranya adalah mendukung penggunaan dokumen format SNI (Standar Nasional Indonesia), aman dari gangguan virus komputer, stabilitasnya cukup tinggi, ditambah dengan dukungan bahasa Indonesia serta dilengkapi dengan banyak macam program-program dari berbagai kategori.

Berikut ini adalah beberapa fitur-fitur yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan sistem operasi Garuda:

  1. Terdapat inti (kernel) pada sistem operasi : 2.6.38.7. Dengan fitur ini maka OS dapat melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses ke perangkat keras komputer dengan aman.
  2. Mendukung desktop : KDE 4.6.3
  3. Mendukung dengan berbagai macam Video Graphics Array VGA, baik dari produsen Nvidia, ati, Intel, dan lain-lain.
  4. Mendukung penggunaan Wireless (Nirkabel) untuk berbagai perangkat jaringan.
  5. Mendukung dengan perangkat berbagai macam printer lokal maupun jaringan
  6. Mendukung banyak format populer dari kategori multimedia. Seperti pada sistem operasi lain, Garuda juga dapat menjalankan format multimedia seperti flv, mp4, mp3, mpg, wav, wrna, avi, ogg, dan lain-lain.
  7. Mendukung bahasa indonesia, Inggris, Jepang, India, Korea, Cina, Arab dan puluhan bahasa dari negara lain.
  8. Mendukung proses instalasi berbagai macam program yang berbasis untuk Windows.
  9. Mendukung Font Aksara daerah.
  10. Mendukung untuk instalasi berbagai game yang berbasis Windows, baik game online maupun offline.
  11. Mendukung Font Google Web.
  12. Mendukung untuk menjalankan berbagai macam software dokumen dari program populer yang berbasis Windows, diantaranya adalah Photoshop, CorelDraw, Microsoft Office, AutoCAD, dan lain-lain.

Struktur Linux pada umumnya

Struktur yang mendasar dari berbagai system operasi yaitu antara lain :

  1. Monolitik System
  2. System berlapis / Layers
  3. System mesin maya
  4. System yang berorientasi objek
  5. System Server / Client
  6. STRUKTUR SISTEM LINUX

Dalam System operasinya. Linux mempunyai struktur system file, yang bisa dinamakan directory.
System filenya dimulai dengan Root dengan Symbol “/”. Dan pengertian directory sendiri yaitu file khusus yang berisikan nama file.

Berikut ini contoh gambar struktur directory pada Linux

linux-file-structure

Dimulai dari Posisi bagian atas ;

  1. ROOT: Merupakan Directory yang membentuk Basic System File
  2. BIN: Yang Memuatkan berupa program arahan sebagaian dari System operasi Linux
  3. BOOT: Yang memuatkan Kernel Linux dan File yan diperlukan
  4. ETC: Semua System mengkonfigurasi file dan Skrip instalasi
  5. USR: Yang memuatkan Subdirectory agar bisa berbagi program seperti System X di Windows
  6. VAR: Memuat berbagai File System seperti pada log , Print dll
  7. SBIN: Memuat berisikan File administrasi yang dapat di akses

Struktur System Operasi pada Linux itu sendiri ada 3 bagian, yaitu ;

  1. Kernel  : Inti dari sistem operasi, menyediakan semua fungsi yg diperlukan untuk menjalankan proses dan menyediakan layanan sistem untuk memberikan pengaturan dan proteksi akses ke sumber daya hardware termasuk pada memori virtual.explore_linux_kernel
  2. System Libraries : menentukan fungsi standar dimana aplikasi dapat berinteraksi dengan kernel dan mengimplementasikan hamoir semua fungsi sistem operasi yang tidak memerlukan hak penuh atas kernel.
    Linux Kernel Structure
  3. System Utilities : merupakan program yang yg melakukan pekerjaan manajemen secara individual, utilitas sistem termasuk semua program yang diperlukan untuk menginisialisasi sistem, seperti program untuk konfigurasi alat jaringan untuk load modul kernel.
    komponen linux

Status Proses yang dikenali dalam Linux

  1. Task Running : Proses yang siap untuk dieksekusi CPU
  2. Task Interruptable : Proses yang menunggu sebuah kondisi. Interupsi, Sinyal dan aktifitas lain akan membangunkan proses.
  3. Task Uninterruptable : Proses yang sedang sleep, dan tidak dapat di interrupt oleh signal.
  4. Task Stopped : Proses yang dihentikan
  5. Task Zombie : Proses telah berhenti, namun masih memiliki struktur data ditask_struct di task vektor dan masih memegang sumber daya yang tidak digunakan lagi.

Konsep Pembuatan dan Penghentian Proses

Konsep pembuatan proses pada sistem operasi linux :

  • Setiap proses diberi nomor khusus sebagai identifikasi yang disebut process identification atau PID berupa angka integer unik.
  • Jika proses selesai (Terminated) maka semua sumber daya yang digunakan termasuk PID dibebaskan kembali.
  • Proses dibuat menggunakan system call fork() yang sering disebut forking proses
  • System call fork() mengkopi proses pemanggil sehingga akan terdapat 2 proses yaitu :
  1. Proses pemanggil disebut PARENT
  2. Proses hasil kopian disebut CHILD
  • Proses CHILD identik dengan proses PARENT-nya tetapi memiliki PID yang berbeda.
  • Setelah proses baru (child) berhasil dibuat eksekusi dilanjutkan secara normal di masing –masing proses pada aris setelah pemanggilan system call fork().
  • Proses pemanggil (PARENT) dapat melakukan forking proses lebih dari satu kali sehingga memungkinkan terdapat banyak proses CHILD yang dieksekusi.
  • Proses CHILD dapat melakukan forking proses seperti halnya PARENT sehingga dapat terbentuk struktur pohon proses.

Sedangkan pada proses penghentian pada OS linux, jika telah menyelesaikan pernyataan terakhir, dan meminta pada sistem operasi untuk menghapusnya dengan menggunakan system call exit. Proses mengembalikan semua data (output) ke parent proses melalui system call wait. Kemudian proses dihapus dari list atau tabel sistem, dilanjutkan dengan menghapus PCB.

Penghapusan proses ini akan menjadi sangat kompleks jika ternyata proses yang akan dihentikan tersebut membuat proses-proses yang lain. Pada beberapa sistem, proses-proses anak akan dihentikan secara otomatis jika proses induknya berhenti. Namun, ada beberapa sistem yang menganggap bahwa proses anak ini terpisah dengan induknya, sehingga proses anak tidak ikut dihentikan secara otomatis pada saat proses induk dihentikan.

Parent dapat menghentikan eksekusi proses child dengan menggunakan system call abort. Proses anak dihentikan parent karena beberapa alasan, antara lain :

  1. Child mengalokasikan sumber daya melampaui batas
  2. Tugas child tidak dibutuhkan lebih lanjut
  3. Parent berhenti, karena system operasi tidak mengijinkan child untuk melanjutkan jika parent berhenti dan terminasi dilanjutkan

 

 

 

Referensi

(2012) Analisis struktur sistem Linux dan Windows jelaskan dan ilustrasikan dengan diagram dan gambar. Tersedia di : http://if-unsika-2010232.blogspot.com/2012/10/analisis-struktur-sistem-linux-dan_23.html. [Diakses 1 Maret 2015].

(2011) Struktur Sistem Linux dan Windows . Tersedia di : http://2009070-syaiful.blogspot.com/2011/10/struktur-sistem-linux-dan-windows.html. [Diakses 1 Maret 2015].

(2013) Garuda OS – Sistem Operasi Komputer Terbaru Buatan Indonesia. Tersedia di : http://portal.paseban.com/review/72692/garuda-os-sistem-operasi-komputer-terbaru-buatan-indonesia. [Diakses 1 Maret 2015].

(2011) Struktur Sistem Linux dan Windows. Tersedia di : http://2009098-if-unsika.blogspot.com/2011/10/struktur-sistem-linux-dan-windows.html. [Diakses 1 Maret 2015].

(2013) Manajemen Proses Pada Linux. Tersedia di : http://dionajie.blog.upi.edu/2013/10/manajemen-proses-pada-linux/. [Diakses 1 Maret 2015].

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *